Media

Bekerja dari rumah vs. remote work, apa bedanya?
By Widyanto Gunadi - 12 July 2018
4 min read 346 Views

Kemajuan teknologi telah mempengaruhi pilihan bekerja. Salah satunya dengan munculnya peluang bekerja dari rumah maupun remote work. Lho, bukannya sama saja? Jangan salah! Remote work itu bukan berarti bekerja dari rumah lho! 


Remote work 

Remote work adalah bekerja di lokasi yang berbeda. Ketika Anda melakukan remote work, pekerjaan tersebut tak harus dilakukan di kantor. Anda dapat melakukan pekerjaan itu di kafe favorit sambil minum kopi. Remote work bisa pula dilakukan oleh satu tim, bukan hanya per individu. Contohnya, remote work yang dilakukan perusahaan Jepang dengan karyawan asal Indonesia. Apabila kantor pusat berada di Jepang, tapi karyawan Anda melakukan kerja tetap dari Indonesia, itu bisa disebut juga sebagai remote work. Perusahaan seperti ini biasanya mempunyai jadwal jam kerja yang lebih fleksibel, dibanding kantor lainnya. 

 

Bekerja dari rumah 

Bekerja dari rumah hampir sama dengan remote work. Akan tetapi, Anda bukanlah bagian dari tim yang berasal dari negara berbeda dengan asal perusahaan. Anda bekerja pada suatu perusahaan lokal, yang memperbolehkan karyawan memiliki fleksibilitas jam kerja. Seperti sebutannya, Anda tetap bekerja di luar kantor, bisa juga dari rumah. Dengan begini, Anda tak perlu mengantre angkutan umum untuk berangkat kerja. Anda juga bisa mengatur jam kerja secara mandiri.  

 

Anti-macet

Bekerja dari rumah, atau remote work tentunya memiliki suatu kelebihan dari segi lokasi. Anda tak perlu bergulat dengan kemacetan di jalan saat berusaha menuju kantor. Anda juga bebas memilih lokasi, dan jam kerja sendiri. Semuanya bisa dimungkinkan karena adanya teknologi video call.  

 

Cenderung membuat malas

Akan tetapi, bekerja dari rumah, atau remote work juga memiliki tantangan tersendiri. Anda bisa menjadi malas, dan justru tidak begitu produktif dengan bekerja dari luar kantor. Sekitar 60 persen penduduk Amerika Serikat yang bekerja secara remote, mengakui bahwa mereka mengalami penurunan tingkat produktivitas.  

Distraksi jadi faktor utama yang menyebabkan kinerja mereka kurang ooptimal. Karyawan yang bekerja di kantor juga akan bisa berkomunikasi dengan lebih leluasa, kepada rekan kerja mereka. Hal ini berbeda dengan komunikasi video call. Lagipula, video call dilakukan dengan jadwal yang berbeda. Anda harus bisa menyesuaikan diri jika bekerja dalam tim secara remote.  

Misalnya, tim Anda beranggotakan orang-orang dari berbeda negara, tentu jam di tiap tempat akan berbeda. Perlu ada kesepakatan bersama sebelum Anda dapat mulai bekerja sama dengan mereka. Belum lagi, jika Anda bekerja untuk klien. Mungkin Anda memang tak memiliki bos yang mengawasi. Namun, para klien inilah yang jadi pengganti atasan Anda. Mereka akan menilai hasil kerja dari rumah Anda. Bila hasilnya tak memuaskan, Anda bisa kehilangan klien. 

Jadi, jika Anda dihadapkan pada dua pilihan tersebut, Anda lebih suka yang mana? Bekerja dari rumah, atau melakukan remote work?

 

Rekomendasi bacaan:
AI bisa tebak kewarganegaraan lewat tulisan tangan
Bagaimana blockchain untungkan platform e-commerce?
Promosi jabatan tanpa naik gaji?
 

Sumber: 
trello.com
powwownow.co.uk

Tags: officeless, remote work, karyawan, bekerja, kerja

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang