Media

4 perusahaan ini merintis kesuksesan dari garasi
By Maria Yuniar - 22 July 2018
3 min read 87 Views

Banyak orang berpikir jika ingin membangun bisnis yang sukses, Anda harus memiliki modal yang besar, kantor yang bagus serta karyawan yang profesional. Namun ternyata, tidak demikian. 

Tahukah Anda, ada sejumlah perusahaan besar dunia yang ternyata memulai usahanya hanya dari garasi? Tidak disangka, perusahaan-perusahaan tersebut kini telah berkembang pesat dan berhasil menjadi perusahaan kelas dunia. Bahkan salah satunya ada di Indonesia! Apa saja perusahaan tersebut?

 

Apple

Ide bisa saja muncul ketika melihat situasi di lingkungan sekitar. Steve Jobs melihat adanya potensi yang besar dari hobi bermain komputer rekannya, Steve Wozniak. Keduanya kemudian mengembangkan teknologi komputer di garasi milik Steve Jobs. 

Ide yang dikembangkan adalah memaksimalkan fungsi komputer untuk kebutuhan sehari-hari. Komputer itu terus berkembang dan diakui karena dapat memudahkan berbagai aktivitas manusia. Teknologi komputer tersebut kemudian diberi nama Apple. Dalam perkembangannya, Steve Jobs kemudian berinovasi termasuk dalam penciptaan iPod, iTunes, dan iPhone.

 

Amazon

Salah satu perusahaan e-commerce terbesar dunia ini sangat populer di berbagai negara. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Amazon yang awalnya dibentuk sebagai toko buku online bermula di garasi milik Jeff Bezos di Washington pada tahun 1994. Sejak itu, Amazon menjadi pelopor belanja daring dan bisnis penerbitan buku. Tidak hanya itu, Amazon juga memimpin pemasaran afiliasi, dan berbagai jasa bisnis lainnya.

 

Google

Dua mahasiswa pascasarjana Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin mengembangkan program yang kita kenal sebagai Google. Mereka melakukannya di garasi Susan Wojcick, CEO Youtube sekarang.

Sebenarnya, tujuan awal mereka adalah untuk menciptakan sumber daya yang sederhana dalam mencari informasi di Internet. Dalam perkembangannya, Google telah menjadi sumber daya utama bagi pengguna Internet. Mereka kemudian membuat beberapa item dan sumber daya gratis seperti Gmail, Google maps dan Google Docs. Google juga telah diperluas dan sekarang memiliki hampir 200 layanan lainnya, termasuk YouTube dan Blogger.

 

Bukalapak

Diprakarsai oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhammad Fajrin Rasyid, ketiga teman kuliah di Intitut Teknologi Bandung (ITB) ini mendirikan Bukalapak di sebuah garasi kecil. Satu tahun kemudian Bukalapak memiliki lima orang dalam timnya. Kini, situs jual beli dengan slogan 'jual-beli online mudah dan terpercaya' ini sudah memiliki ratusan orang karyawan.

Bukalapak mempunyai misi meningkatkan kualitas UKM di Indonesia. Salah satunya, karena strategi penjualan di UKM masih kurang terarah. Di masa awalnya, memang para pedagang kecil lah yang menyambut kehadiran Bukalapak.

Lewat kesuksesan perusahaan rintisannya, CEO Bukalapak, Achmad Zaky, mendorong semua anak muda untuk membangun startup mereka sesegera mungkin. “Karena jika Anda bertambah tua dan sudah menikah serta memiliki anak, Anda cenderung memiliki lebih banyak pertimbangan dan lebih konservatif. Jika saya harus membangun startup saya sekarang dengan modal nol, saya mungkin tidak mau mengambil risiko karena saya memiliki istri dan seorang anak perempuan,” kata Zaky.

Apakah kamu juga terinspirasi untuk membangun startup? Coba maksimalkan sumber daya yang ada saat ini ya!

 

Rekomendasi bacaan:
Rekan kerja tak kooperatif, harus bagaimana?
Amankan CPU, Google tambah pengaman Chrome
Galau terima tawaran kerja? Pertimbangkan 5 hal ini!

 

Sumber:
liputan6.com
liputan6.com
techinasia.com
 

Tags: startup, Bukalapak, Amazon, Google, Apple

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang