Media

Bingung tolak kandidat? Pakai cara ini agar tetap profesional
By Maria Yuniar - 4 September 2018
4 min read 224 Views

Perekrut atau HRD bisa dikatakan sebagai ujung tombak suatu perusahaan. Sebab, para karyawan dalam tim HRD memiliki tanggung jawab mencari kandidat terbaik bagi perusahaan. Dalam proses rekrutmen, pasti tak sedikit kandidat yang ternyata belum memiliki kualifikasi.

Apakah kamu sebagai bagian dari tim HRD pernah kebingungan untuk menyampaikan penolakan perusahaan terhadap kandidat? Ada strategi yang mesti kamu tempuh saat menolak seorang kandidat. Berikut ini langkah-langkah untuk menyampaikan bahwa perusahaan memutuskan untuk tidak meneruskan proses rekrutmen seorang kandidat.

 

Sampaikan penolakan sesegera mungkin

Saat ini, masih ada saja perekrut yang kurang menghargai waktu para kandidat yang ditolak. Padahal, seorang anggota tim HRD profesional, harus bekerja dengan cepat dan efektif. Kandidat tentunya ingin mendengar informasi terbaru serta penjelasan mengenai proses rekrutmen yang sudah dijalaninya. Sekalipun itu merupakan kabar buruk. Jadi, jangan menunda rencana untuk mengirimkan email berisi informasi penolakan. Sediakan waktu untuk menghubungi setiap kandidat yang belum berhasil lolos dalam proses seleksi. 

 

Personalisasikan komunikasi atau kalimat

Selain memberitahu penolakan sesegera mungkin, kamu juga perlu menyampaikan terima kasih secara personal kepada kandidat. Kamu pun boleh saja memberi umpan balik yang membangun. Misalnya, mengenai potensi kandidat yang masih bisa dikembangkan. Namun, untuk menyampaikan penolakan pada para kandidat saat mereka masih berada pada tahap awal rekrutmen, kamu bisa melakukannya lewat email, agar efisien. 

 

Beri feedback yang berguna

Setiap orang pasti ingin berkembang demi karier yang lebih baik. Oleh karena itu, setiap saran dan feedback yang membangun, pasti berguna. Ketika menolak seorang kandidat, cobalah untuk menjelaskan alasannya. Selanjutnya, bantu para kandidat mengembangkan diri di kemudian hari. 

Bagaimana caranya? Pastikan kamu membuat catatan selama proses interview berjalan. Tujuannya, untuk memberikan penjelasan spesifik kepada kandidat. Beri masukan kepada kandidat untuk mengasah keterampilan yang sudah ada, agar menjadi lebih kompetitif kelak. Kandidat akan menghargai kejujuranmu dan mengingat bantuan yang pernah kamu berikan baginya untuk mengembangkan diri. 

 

Bersikap transparan 

Sediakan waktu untuk menjelaskan proses rekrutmen secara transparan kepada kandidat. Beri kesempatan pada mereka untuk bertanya banyak hal tentang tahapan rekrutmen di perusahaanmu. Misalnya, durasi rekrutmen dan kemungkinan perubahannya. Pastikan para kandidat memiliki nomor kontakmu. Persilakan mereka dapat menghubungimu untuk mengajukan berbagai pertanyaan tentang proses seleksi.

 

Terbuka terhadap feedback dari pelamar

Gunakan proses penolakan untuk mengukur pengalaman kandidat tersebut. Feedback dari kandidat akan menghadirkan kepercayaan kepada perusahaan. Kesediaanmu untuk menerima feedback dari kandidat pun menunjukkan apresiasimu terhadap waktu dan tenaga yang disediakan kendidat dalam mengikuti proses rekrutmen. 

 

Tetap jalin komunikasi

Selain cara-cara di atas, ada juga hal yang masih berkaitan dengan penolakan, tapi lebih bertujuan untuk membangun relasi. Caranya, dengan terhubung dengan kandidat di media sosial. Dengan demikian, kamu tetap bisa menjaga hubungan baik dan memberikan motivasi kepada mereka. 

Jadi, sekarang kamu tidak perlu bingung lagi jika harus menyampaikan penolakan perusahaan terhadap kandidat yang telah kamu wawancarai. Pastikan kamu tetap menjaga hubungan baik dengannya, ya! Jika kamu belum juga mendapatkan kandidat sesuai yang sesuai kualifikasi perusahaan, cobalah untuk mencarinya di talent marketplace EKRUT. Dengan proses kurasi EKRUT, kamu akan dipertemukan hanya dengan para kandidat yang memenuhi persyaratan perusahaanmu.

 

Rekomendasi bacaan:
8 hal dari kandidat yang disukai HRD
Highlights: 27 Agustus-3 September 2018
Perlonggar persyaratan kerja perusahaanmu demi dapatkan kandidat yang sesuai

 

Sumber:
linkedin.com
karyaone.co.id
qerja.com
detik.com

Tags: perusahaan, karyawan, kandidat, wawancara kerja, interview, HRD

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang