Media

Apa saja 10 pertanyaan umum dalam interview kerja?
By Maria Yuniar - 24 August 2018
6 min read 7475 Views

Apakah kamu saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menghadiri interview kerja? Selain menyiapkan portofolio dan berbagai dokumen penunjang, kamu juga perlu mempelajari pertanyaan-pertanyaan yang biasanya diajukan perekrut. Jadi, kamu bisa menjawab setiap pertanyaan dengan percaya diri. Apa saja sih pertanyaan yang biasanya muncul?

 

Bisa tolong ceritakan tentang dirimu dengan singkat?

Pertanyaan ini tampak sederhana. Namun, begitu banyak orang gagal mempersiapkannya. Jadi, ini penting untuk kamu persiapkan. Kamu tak perlu menyampaikan riwayat lengkap pekerjaanmu, maupun hal-hal yang pribadi. Kamu bisa mendeskripsikan diri secara singkat dan menarik. Yang penting, kamu bisa membuktikan bahwa kamu memang cocok dengan pekerjaan tersebut. Kamu bisa memulai dengan dua hingga tiga prestasi maupun pengalaman spesifik yang relevan. Kemudian, jelaskan peran pengalaman-pengalaman yang mendukungmu untuk berada di posisi incaranmu.

 

Dari mana kamu mengetahui peluang kerja di sini?

Pertanyaan ini sebenarnya menjadi peluang sempurnamu untuk menonjolkan minat untuk bekerja di sana, sekaligus memberitahukan koneksimu di sana jika ada. Misalnya, jika mengetahui peluang kerja tersebut dari teman maupun kontak profesinalmu, kamu bisa menyampaikannya. Ceritakan juga kepada perekrut alasanmu tertarik untuk bergabung. Jika kamu mengetahui perusahaan itu melalui suatu event atau artikel di media, jangan sungkan untuk menceritakannya. 

 

Apa yang kamu ketahui mengenai perusahaan ini?

Setiap kandidat sebaiknya melakukan riset terhadap perusahaan sebelum sesi interview. Jadi, ketika perekrut menanyakannya, kamu bisa menjawab dengan baik. Kamu bisa memulai dengan satu kalimat yang menunjukkan pemahamanmu terhadap visi dan misi perusahaan. Jangan lupa sertakan sejumlah keyword yang bisa kamu temukan dari website perusahaan. Misalnya seperti ini, "Saya secara pribadi tertarik pada perusahaan ini karena visi dan misinya dalam..."

 

Mengapa kamu tertarik dengan pekerjaan ini?

Sekali lagi, perusahaan ingin mempekerjakan para kandidat yang bersemangat dengan profesi serta deskripsi pekerjaan yang ditawarkan. Jadi kamu harus memiliki jawaban bagus yang menjelaskan alasan menginginkan posisi itu. Pertama, identifikasi beberapa faktor kunci yang membuat peran tersebut sangat cocok untukmu. Kedua, ceritakan daya tarik perusahaan bagimu.

 

Mengapa kami harus merekrutmu?

Pertanyaan wawancara ini tampaknya terlihat positif dan tidak mengintimidasi. Kunci dalam menjawab pertanyaan ini adalah 'menjual branding personal' diri serta keterampilanmu kepada perekrut. Ada tiga hal yang harus ada dalam jawabanmu. Pertama, sebutkan kemampuanmu untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan. Kedua, kamu bisa memberikan hasil memuaskan. Ketiga, budayamu cocok dengan perusahaan. Keempat, kamu bisa lebih baik dari kandidat lain.

 

Apa kekuatan terbesar yang kamu miliki?

Ketika menjawab pertanyaan ini, kamu perlu menceritakan kekuatanmu yang sebenarnya, bukan yang kamu pikir ingin diketahui oleh pewawancara serta relevan dengan posisi ini dan spesifik. Kemudian, berikan contohnya dalam pekerjaan sebelumnya atau pengalaman berorganisasi di bangku kuliah.

 

Apa kelemahan terbesar dirimu?

Sebenarnya, apa sih yang ingin diketahui perekrut sebenarnya dengan melontarkan pertanyaan ini? Untuk mengukur kesadaran diri sekaligus kejujuranmu. Jadi, buat keseimbangan dengan memikirkan sesuatu yang kamu perjuangkan. Misalnya, mungkin kamu tidak pernah menonjol dalam berbicara di depan umum, tetapi kamu baru-baru ini kamu berhasil mempresentasikan sesuatu di hadapan banyak orang. Jadi, selain menceritakan kelemahan, kamu pun perlu menonjolkan upaya dalam memperbaikinya.

 

Apa pencapaian terbesar dalam hidupmu?

Siapkan jawaban yang menjelaskan situasi dan tugas yang telah kamu selesaikan dengan baik yang merupakan prestasimu. Misalnya sebagai associate product, kamu berkontribusi besar terhadap peluncuran sebuah produk dengan deadline yang begitu singkat. Tentu saja, sampaikan pencapaian yang relevan dengan posisi incaranmu di perusahaan itu.

 

Bagaimana caramu menghadapi konflik di tempat kerja?

Setiap kandidat pasti akan memperlihatkan yang terbaik dalam wawancara kerja. Bagaimana pun juga, konflik tidak bisa dihindari dalam pekerjaan. Dalam menjawab pertanyaan ini, pastikan kamu fokus pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab. Selain itu, katakan juga kamu tetap berusaha mencari solusi, tanpa mengabaikan pekerjaan. 

 

Seperti apa dirimu lima tahun lagi?

Perekrut ingin mengetahui target-target dalam karier dan hidupmu yang realistis. Apakah posisi tersebut sejalan dengan cita-citamu? Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah memikirkan prospek posisi di perusahaan tersebut bagi masa depanmu. Lalu, bagaimana jika posisi tersebut belum tentu satu arah dengan tujuan kariermu? Tidak apa-apa untuk mengatakan bahwa kamu tidak yakin apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, yakinkan perekrut bahwa kamu melihat posisi di perusahaan ini memainkan peran penting dalam membantumu berkembang dan mencapai target dalam karier di masa depan.

Sekarang kamu sudah tahu kan, pertanyaan apa saja yang biasanya muncul dalam wawancara kerja? Pastikan kamu mempersiapkan jawabannya dengan matang. Yang penting, kamu memberikan jawaban jujur.

 

Rekomendasi bacaan:
Penasaran, seperti apa sih software engineer di Tesla?
Training karyawan baru, harus bagaimana?
Langkah cerdas untuk rekrutmen yang efisien

 

Sumber:
themuse.com
duniakaryawan.com
rappler.com
duniakaryawan.com
cermati.com
forbes.com

Tags: job interview, wawancara kerja, interview kerja, interview

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang