Register

careers

6 Kesalahan personal branding yang banyak tidak disadari

Nur Lella Junaedi

04 February 2020

Personal_branding_adalah_EKRUT.jpg

Membangun personal branding adalah hal yang penting dilakukan demi perkembangan karier di masa depan. Masalahnya, terkadang karyawan melupakan berbagai hal penting dalam membangun citra diri.

Sehingga alih-alih membangun personal branding yang positif, karyawan justru melakukan berbagai kesalahan personal branding yang merugikan diri. 

Agar hal tersebut tidak terjadi padamu, perhatikan beberapa kesalahan personal branding yang umum terjadi  seperti berikut.

1. Tidak menjadi diri sendiri

Personal branding adalah EKRUT 
Umumnya kesalahan yang terjadi pada pembentukan personal branding adalah tidak menjadi diri sendiri-EKRUT

Kesalahan yang umum dilakukan karyawan saat membangun personal branding adalah dengan tidak menjaga orisinalitas. 

Bukannya mencoba mengenal diri dan membangun citra diri, karyawan seringkali tergoda untuk menduplikasi strategi personal branding orang lain. 

Padahal personal branding yang baik adalah personal branding yang memperlihatkan keaslian tentang dirimu. Banyak orang yang ingin mengenalmu berdasarkan orisinalitas karakter pribadi yang kamu miliki.

Untuk mewujudkannya coba beri sentuhan tentang cerita dan kepribadianmu di semua konten personal branding yang kamu buat. Itu akan menjadi ide bagus untuk membuat orang tertarik kepadamu.

Baca juga: 6 cara menciptakan personal branding untuk kesuksesan karier

2. Tidak ada tujuan dalam membangun personal branding

Personal branding adalah EKRUT 
Kesalahan personal branding lainnya adalah tidak memiliki tujuan-EKRUT

Membentuk personal branding bukanlah hal yang mudah. Tanpa adanya tujuan dan konsistensi yang jelas, kamu tidak dapat mencapai tujuanmu untuk mengembangkan karier, memperoleh jejaring yang luas dan sebagainya.

Maka dari itu, sebelum kamu memilih untuk membentuk personal branding di berbagai platform, ada baiknya kamu memikirkan siapa audiens kamu secara spesifik, target pengikut yang ingin dicapai hingga konsistensi yang harus kamu lakukan.

Biasanya di banyak kasus yang terjadi, bila kamu tidak membuat tujuan personal branding sejak awal maka, kamu tidak akan konsisten untuk menerapkan strategi personal branding di berbagai platform yang kamu inginkan tersebut.

3. Tidak memiliki situs pribadi

Personal branding adalah EKRUT 
Tidak sedikit orang yang tidak menggunakan website untuk membentuk personal branding-EKRUT

Banyak orang berpikir bahwa membangun personal branding hanya bisa dilakukan lewat platform media sosial seperti Facebook, Instagram atau LinkedIn.

Padahal personal branding yang efektif juga bisa dilakukan melalui laman situs pribadi. Masalahnya tidak semua orang memiliki situs pribadi dan itu bisa menjadi jenis kesalahan personal branding lainnya.

Lewat situs pribadi, pendekatanmu akan lebih personal dan informasi yang disampaikan bisa lebih luas. Nah, supaya situs pribadimu dapat membangun personal branding yang bagus  dan efektif maka penuhi komponen di dalamnya dengan:

  • Menggunakan URL situs dengan nama asli
  • Isi konten situs dengan foto-foto yang bagus
  • Sertakan biografi terkait pengalaman kerja yang kamu miliki, dan rencana karier yang ingin kamu capai di masa depan
  • Berikan contoh-contoh proyek pekerjaan yang telah kamu lakukan
  • Selipkan testimoni dari klien yang pernah bekerja sama denganmu

4. Mengabaikan saran dari orang lain

Personal branding adalah EKRUT 
Tidak mendengarkan masukan orang lain bagian dari kesalahan personal branding-EKRUT

Kesalahan lain strategi personal branding adalah tidak mendengarkan saran dan masukan dari orang lain terkait citra diri yang kamu bangun.

Kamu harus ingat bahwa personal branding yang kamu buat itu bukan untuk mengesankan diri sendiri, tetapi membangun kesan tentang dirimu di mata orang lain.

Oleh sebab itu, tentu sudut pandang orang lain yang menilai menjadi masukan yang penting untuk memperbaiki personal branding kamu. 

Dari pada kamu selalu menolak saran tersebut, lebih baik pertimbangkanlah saran-saran yang bersifat membangun.

Baca juga: Ingin ubah karier? Lakukan rebranding

5. Tidak berkolaborasi dengan orang lain 

Personal branding adalah EKRUT
 Jangan sepelekan membangun kolaborasi dengan tokoh lain-EKRUT

Dalam membangun personal branding selain membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran, hal lain yang bisa kamu lakukan adalah memperluas jangkauanmu untuk berkolaborasi, terutama dengan pihak-pihak yang berada di minat karier yang sama.

Meski mungkin kamu berpikir mereka adalah kompetitor kariermu, tetapi kamu juga harus ingat bahwa langkah kolaborasi ini akan mendatangkan banyak traffic keterlibatan pengikut di akunmu. Jadi, ide itu tidak selamanya buruk.

6. Memanipulasi jumlah pengikut di media sosial

Personal branding adalah EKRUT
 
Terkadang berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan follower yang banyak-EKRUT

Apakah kamu tipikal orang yang berpikir bahwa follower adalah segalanya? Bila pikiranmu sudah begitu, maka tidak jarang kamu akan tergoda untuk menghalalkan segala cara demi mencapai follower yang banyak. 

Hindari hal seperti ini karena  kesalahan umum personal branding lainnya yang sering terjadi adalah memanipulasi jumlah follower demi popularitas semata.

Melakukan hal ini justru akan menjadi bumerang yang buruk pada strategi personal branding kamu.

Pasalnya pada berbagai kasus manipulasi follower, biasanya tidak banyak pengikut yang benar-benar terlibat dalam kontenmu seperti memberikan like, komentar bahkan membagikan postingan. 

Hal ini, lantaran pengikut yang kamu miliki bukan merupakan follower organik atau robot yang fungsinya hanya menggelembungkan jumlah pengikut saja. Maka dari itu, sebaiknya kamu menghindari praktik ini dan biarkan pengikutmu tumbuh secara alami.

Baca juga: 6 Cara membangun personal branding di LinkedIn

Melalui enam ulasan di atas, kini kamu sudah mengetahui hal-hal yang harus dihindari dalam membangun personal branding, bukan?

Meskipun membangun personal branding membutuhkan proses, tapi jangan sampai strategi personal branding yang sudah kamu buat dengan susah payah pada ujungnya tidak menghasilkan citra diri positif yang kamu inginkan. 

Jadi, pastikan siapkan strategi personal branding kamu dari sekarang secara matang ya!

Personal branding adalah EKRUT

Rekomendasi Bacaan: 

Sumber: 

Tags

Share