Register

careers

4 Cara mempromosikan diri saat interview biar dilirik perekrut

Nur Lella Junaedi

20 November 2020

cara-mempromosikan-diri-saat-interview-EKRUT.jpg

Mempromosikan diri saat interview adalah hal yang wajar, sebab kamu harus bisa terlihat berbeda dari kandidat lainnya. Sayangnya, banyak orang yang tidak tahu, bagaimana cara mempromosikan diri mereka dengan tepat.

Nah agar hal itu tidak terjadi kepadamu, berikut ini ada beberapa cara mempromosikan diri saat interview dengan tepat yang bisa kamu coba.  

Kenali dulu apa itu mempromosikan diri

cara mempromosikan diri saat interview EKRUT 
Mempromosikan diri maksudnya adalah berbicara tentang nilai yang sudah kamu berikan dan akan kamu berikan - EKRUT

Mempromosikan diri bukan berarti kamu harus bersikap seperti seorang sales yang menawarkan produk atau melebih-lebihkan diri sendiri tanpa adanya data yang akurat. 

Mempromosikan diri di sini berkaitan erat dengan bagaimana kamu membangun personal branding yang kuat, khususnya berbicara tentang nilai apa yang sudah kamu berikan kepada perusahaan dulu dan apa yang bisa bisa kamu berikan untuk perusahaan yang baru.

Nilai ini tidak bisa kamu kira-kira melainkan dibuat berdasarkan matriks proyek apa saja yang telah sukses dijalankan dan berapa nilainya bila di persentasekan. 

Baca juga: 7 Cara menciptakan personal branding untuk kesuksesan karier

Mengetahui waktu yang tepat melakukan promosi diri saat interview 

cara mempromosikan diri saat interview EKRUT 
Waktu yang tepat melakukan promosi diri adalah saat perekrut meminta kamu menceritakan tentan dirimu - EKRUT

Saat menghadapi interview kamu sangat boleh untuk menjawab setiap pertanyaan dengan percaya diri. Namun, jangan jadikan setiap pertanyaan tersebut sebagai tempat untuk mempromosikan diri secara terus menerus.

Ada kalanya kamu harus memilih waktu yang tepat di tipe pertanyaan apa saja yang sebaiknya kamu melakukan promosi diri, seperti: 

  • Tipe pertanyaan, “menceritakan tentang diri anda”. Di sini kamu bisa mulai menonjolkan  nilai-nilai yang kuat tentang dirimu dan dengan jawaban yang tepat kamu  bisa terlihat lebih baik dari kandidat lainnya;
  • Tipa pertanyaan, ”deskripsi pekerjaan”, juga bisa kamu manfaatkan untuk mempromosikan diri dengan menunjukkan kesuksesan dalam suatu proyek yang telah dilakukan atau mengangkat bahwa kualifikasi yang dicari perusahaan sesuai dengan keahlianmu;
  • Tipe pertanyaan, ”kekuatan dan kelemahan anda”. Setiap pertanyaan ini adalah ajakan untuk berbagi nilai jual. Trik menjawab kelebihan dan kelemahan saat interview kerja bisa di simak di sini.

Cara mempromosikan diri saat interview 

cara mempromosikan diri saat interview EKRUT
 
Sebelum melakukan interview sebaiknya kamu menganalisis terlebih dahulu deskripsi pekerjaan yang kamu lamar - EKRUT

Dengan mengetahui dua catatan tentang makna promosi diri dan waktu yang tepat melakukannya, kini kamu bisa mencoba membuat perekrut terkesan dengan mengaplikasikan beberapa cara mempromosikan diri saat interview di bawah.

1. Analisis deskripsi yang dibutuhkan 

Sebelum menghadiri sesi interview, akan lebih baik kamu mengukur deskripsi pekerjaan yang dibutuhkan dan di sebelah mana kamu unggul. 

Bila kamu sudah tahu kamu unggul dalam suatu hal tertentu di pekerjaan tersebut, maka kamu harus membagikan hal relevan yang sekiranya perekrut sukai. 

Contohnya bila peran yang ingin kamu ambil adalah manajer, namun nilai keunggulan yang kamu sampaikan adalah tentang keberhasilan bagi beberapa individu saja dan ini kurang relevan.

Padahal kamu bisa menceritakan nilai keunggulanmu dengan dampak yang besar, misalkan keberhasilan menerapkan strategi pemasaran yang baru.  

2. Tunjukkan keyakinan 

Meyakinkan orang lain memang tidaklah mudah, namun kuncinya yaitu ada pada penyampaian gaya bicaramu. 

Ingatlah bahwa promosi yang baik selalu disertai dengan keyakinan bahwa kamu bisa meyakinkan atasan baru dengan keahlianmu dan tahu bahwa kamu akan berhasil di posisi yang kamu lamar. 

Bagikan contoh pencapaian yang telah kamu lakukan dan kemampuanmu yang bermanfaat dalam menunjang pencapaian tersebut. 

Atau kamu juga bisa membagikan cerita tentang bagaimana suatu produk yang kamu buat bisa memecahkan masalah tertentu.

3. Dapatkan rekomendasi 

Rekomendasi pihak ketiga akan selalu bisa membantu kamu dalam mendapatkan pekerjaan. Itulah kenapa rekomendasi di LinkedIn, resume atau situs amatlah penting apalagi untuk rekomendasi dari atasan atau klien. 

Salah satu cara mempromosikan diri saat interview yang bisa kamu coba adalah dengan mengutip pendapat positif orang lain tentang dirimu, asalkan itu tidak bohong. 

Contoh, “Manajer saya sempat memberitahu bahwa saya adalah manajer proyek terbaik di perusahaan dan CEO secara khusus meminta saya untuk memimpin klien dengan profil tinggi dalam kuartal ini”.

4. Berlatih berbicara

Mempromosikan diri memang tidak mudah apalagi bagi mereka yang cenderung rendah diri. Namun, tidak disarankan untuk menulis naskah, mengarang naskah lalu menghafalnya agar dapat mempromosikan diri dengan baik.  

Sebab, cara ini justru membuatmu terdengar  tidak alami. Meski begitu  tetap penting bagi kamu untuk menyiapkan apa yang akan dikatakan dan bagaimana mengatakannya. 

Biasanya data-data dan pengetahuan tentang diri sendiri yang akan membantu memperlancar kamu saat harus melakukan promosi ini. Coba perhatikan beberapa contoh promosi diri saat interview ini agar kamu memiliki gambaran yang luas.

Contoh promosi diri yang spesifik tentang etos kerja 

Dalam posisi saya sebelumnya saya bekerja hingga larut malam untuk memastikan buletin klien bulanan kami diterbitkan tepat waktu dan memenuhi standar tinggi kualitas perusahaan. Karena PHK juga kami kekurangan staf dan saya sukarela mengambil banyak tugas di luar peran saya. Saya menulis, mengedit untuk penulis lain dan bertindak sebagai kurator akhir yang memastikan tidak ada kesalahan yang dibuat hingga kami sukses menerima umpan positif dari manajemen.

Contoh promosi diri yang umum tentang etos kerja 

Saya selalu menjadi orang pertama di kantor di pagi hari dan terakhir  yang pulang. Saya orang yang belajar sendiri pemrograman sehingga saya bisa lebih unggul dari tim lainnya dalam proyek desain ulang situs. Saya merasa telah melakukan semuanya untuk perusahaan. 

Baca juga: 9 Contoh etos kerja yang penting bagi perkembangan karier

Dari dua contoh di atas, ada baiknya kamu mengambil contoh promosi diri yang lebih spesifik menceritakan tentang nilai yang ingin kamu jual. 

Jadi, sekarang kamu sudah bisa membedakan bagaimana cara mempromosikan diri saat interview dengan benar bukan?

 

 

cara mempromosikan diri saat interview EKRUT

Sumber: 

Tags

Share