Media

Apa bedanya data science dan data analyst?
By Maria Yuniar - 16 January 2019
4 min read 5287 Views
Meski nampak sama, Data Scientist dan Data Analyst tetap memiliki perbedaan - EKRUT
Meski nampak sama, Data Scientist dan Data Analyst tetap memiliki perbedaan - EKRUT

Meski nampak memiliki nama yang serupa, kedua jenis perkerjaan ini ternyata tetap memiliki perbedaan. Data Scientist memproses data menggunakan beberbagai cara dan algoritma untuk menemukan solusi, sedangkan Data Analyst bertanggung jawab dalam menghasilkan laporan hasil terjemahan data angka, sehingga mudah dimengerti.

Agar lebih lengkap, berikut ini adalah penjelasan lanjut akan perbedaan keduanya.

Data scientist

Data scienctist melakukan proses analisis data menggunakan berbagai cara dan algoritme untuk menemukan solusi dari suatu masalah yang rumit. Data Scientist mengombinasikan beberapa pasang data untuk mengungkap suatu pola. Contohnya, kebiasaan dan preferensi konsumen. Pola yang dicari ini nantinya dapat digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan bisnis suatu produk.

Amazon, misalnya, menggunakan data penggunanya untuk menentukan produk yang akan disarankan pada setiap pengguna. Untuk merekomendasikan produk ini, dibutuhkan beberapa kemampuan khusus, di antaranya pemahaman statistika, pemrograman, dan pengetahuan bisnis.

Statistik merupakan inti dari Data Scientist. Bidang ini membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas untuk mengungkap sebuah tren menggunakan data yang jumlahnya bisa lebih dari satu juta baris.

Selain itu, kemampuan pemrograman juga dibutuhkan untuk mengubah kumpulan data yang masih berbentuk bahasa pemrograman tadi menjadi sesuatu yang lebih mudah untuk dibaca dan dipahami orang awam.

Seorang Data Scientist juga membutuhkan pengetahuan bisnis agar dapat memenuhi tujuan perusahaan. Pada akhirnya, seorang data scientist akan menghasilkan data product seperti sistem rekomendasi yang dimiliki Amazon untuk para calon konsumennya.

data analyst EKRUT
Data Analyst tidak dituntut mengerti seluk beluk pemrograman - EKRUT

Data analyst

Meski memiliki nama yang berbeda, pekerjaan Data Analyst ternyata memiliki persamaan dengan Data Scientist. Seorang Data Analyst juga bertugas untuk menganalisis data dan mendapatkan pengetahuan baru dari sana. 

Perbedaannya, seorang Data Scientist diperlukan bila perusahaan sudah memiliki data pada volume besar tertentu dan membutuhkan bantuan untuk menganalisisnya sebelum menghasilkan data product.

Seorang Data Analyst memang tidak dituntut untuk mengerti seluk beluk dunia pemrograman. Namun, data analyst tetap harus memahami statistik dan operasi bisnis karena seorang data analyst biasanya diminta untuk menghasilkan laporan atau presentasi yang merupakan intisari dari kinerja perusahaan.

Di samping perbedaan-perbedaan yang ada, ada pula beberapa kesamaan yang harus dimiliki seorang Data Scientist maupun Data Analyst, antara lain: memiliki kemampuan statistik yang kuat; terbiasa dengan perangkat lunak pengolah data seperti My SQL, Cassandra, atau Hadoop.

Selain itu, mereka juga diharapkan mampu memahami bahasa pemrograman, terutama bagi data scientist; dan dapat menggunakan data-data tadi untuk menggali informasi lebih dalam demi perkembangan bisnis perusahaan.

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan dan persamaan antara keduanya, kan? Jika kamu tertarik untuk mendapatkan tawaran menjadi seorang Data Scientist atau Data Analyst, cobalah untuk mendaftarkan dirimu di situs talent marketplace. Dengan mendaftarkan dirimu, kamu akan lebih mudah ditemukan oleh perusahan yang memungkinkan kamu untuk terus mengembangkan dirimu.

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags: EKRUT, data analyst, data scientist, data

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang