Media

7 tips negosiasi gaji yang perlu kamu pertimbangkan
By Maria Yuniar - 4 February 2019
4 min read 23071 Views

Ketika akan mengawali pekerjaan di kantor baru atau mendapatkan promosi, seorang karyawan seharusnya tak boleh melupakan satu hal, yaitu negosiasi gaji. Sayangnya, karyawan sering merasa takut untuk melakukan hal tersebut. Apakah kamu salah satunya?

Padahal, negosiasi gaji sah-sah saja dilakukan dan tak melanggar kode etik. Jadi, bagi kamu yang merasa tak berani untuk melakukan negosiasi gaji, sebaiknya kamu simak tips berikut ini.

 

Ketahui nilai kenaikan gaji

Penting bagimu untuk mengetahui seberapa besar bayaran yang layak kamu peroleh. Untuk itu, kamu harus memantau kembali seberapa besar bayaran orang-orang untuk jabatanmu, di kota domisilimu. Hal itu bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan situs seperti Payscale atau Glassdoor yang menyediakan informasi mengenai gaji di ribuan perusahaan.

Bagaimana sih caranya nego gaji agar tetap terlihat wajar?

 

Diskusi dengan HRD

Ada juga cara lain untuk mengetahui nilaimu, yakni melalui diskusi dengan divisi sumber daya manusia atau HRD di kantormu. Sebab, divisi ini pasti memiliki berbagai informasi mengenai kisaran gaji yang bisa kamu terima. Mereka pun dapat memberikan saran sebelum kamu meminta kenaikan gaji.

 

Tetapkan batas tertinggi

Ketika sudah mengetahui pada rentang gaji yang layak, kamu perlu mematok rentang tertinggi untuk bernegosiasi. Hal ini perlu dilakukan. Sebab, ketika bernegosiasi dengan atasan, biasanya nilai tersebut akan ditawar oleh perusahaan.

 

Ketahui angka pasti

Peneliti di Columbia Business School mengatakan, sebaiknya karyawan mengajukan angka yang pasti dalam meminta kenaikan gaji. Misalnya Rp 5,25 juta, bukan Rp 5,3 juta. Mengapa demikian? Sebab, semakin spesifik angka yang kamu minta, semakin tinggi pula kemungkinannya untuk dikabulkan. Kemungkinan lainnya, atasan menyetujui permohonanmu karena menganggap kamu telah melakukan riset.

Daftar terbaru UMP 2019 untuk setiap provinsi

 

Siapkan diri

Sebelum meminta kenaikan gaji, pastikan sekali lagi bahwa kamu siap dan layak mendapatkannya. Apakah kamu sudah bekerja lebih dari setahun? Apakah kamu sudah memberikan kontribusi lebih bagi perusahaan? Untuk memastikan bahwa kamu layak menerima kenaikan gaji, kamu harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan kata, “Ya.”

 

Cari waktu yang pas

Banyak karyawan yang masih belum yakin untuk meminta kenaikan gaji hingga sekedar menentukan jadwal one-on-one dengan atasan. Namun, bagaimana jadinya kalau atasanmu ternyata sudah memutuskan kenaikan gaji untuk semua anggota tim? Karena itu, sebaiknya kamu berbicara dengan atasanmu mulai dari tiga atau empat bulan manajemen menghitung anggaran perusahaan.

 

Pilih hari Kamis dan Jumat

Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan kamu mendapatkan kenaikan gaji pada hari Kamis lebih besar. Psychology Today menjelaskan, orang-orang cenderung bersikap lebih fleksibel pada hari Kamis dan Jumat karena ingin segera menyelesaikan pekerjaannya sebelum berlibur di akhir pekan.

Jadi, jangan takut lagi ya untuk meminta kenaikan gaji. Tapi ingat, kamu juga harus berkontribusi lebih terhadap perusahaan terlebih dulu, sebelum mengajukan kenaikan gaji. Selamat mencoba!

 

Rekomendasi bacaan:
Jepang manfaatkan blockchain untuk promosi manga dan anime
Kenapa sih harus ubah pengaturan DNS?
Otak manusia berubah fokus 4 kali per detik, benarkah?

 

Sumber:
themuse.com

Tags: atasan, perusahaan, karyawan, gaji

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang