Media

7 tips Google Analytics untuk business intelligence
By Widyanto Gunadi - 6 June 2018
12 Views

Google Analytics sudah dikenal pamornya sebagai layanan analisis untuk bisnis. Alasannya, karena layanannya gratis dan populer di kalangan perusahaan-perusahaan ternama. 

Berdasarkan temuan econsultancy.com seperti dilansir pcmag.com, lebih dari 70 persen perusahaan menggunakan Google Analytics untuk mendapatkan data business intelligence, yang menyodorkan gambaran performa bisnis mereka. Untuk membantu Anda menguasai Google Analytics, kami bagikan tujuh tips untuk mengoptimalkan penggunaan layanan tersebut. 

 

Gunakan data audiens

Klasifikasikan audiens Anda berdasarkan data demografi yang tersedia, termasuk usia, jenis kelamin, dan lokasi. Data ini akan membantu Anda mengenal karakter audiens Anda sebenarnya.

 

Buat segmen audiens 

Setelah memiliki data-data tersebut, Anda dapat membuat segmen audiens tertentu yang dapat dipantau angkanya. Kemudian, audiens yang sudah dikelompokkan ini akan memberikan informasi, mengenai cara mereka berinteraksi terhadap konten atau layanan Anda.

 

Buat gol 

Anda tak bisa hanya terpaku pada angka-angka seperti jumlah berapa kali dan waktu halaman dilihat. Lebih dari itu, Anda harus membuat gol yang terukur untuk meningkatkan performa bisnis. Lakukan ini dengan fitur Goal Flow.

 

Pastikan jalur konversi 

Sayangnya, pengguna Internet tak selalu bisa diarahkan sesuai keinginan Anda. Pada umumnya, hanya sebagian kecil pengguna yang melihat iklan, mengklik, lalu melakukan pembelian. Untuk kebutuhan ini, Google Analytics menyediakan fitur untuk memastikan jalur konversi Anda. Untuk melihat jalur ini, klik Conversions, klik Multi-Channel Funnels, dan pilih Top Conversion Paths.

 

Pakai fitur Intelligence Events

Intelligence Events merupakan fitur Google Analytics yang memungkinkan Anda mengatur dan memantau aktivitas yang tak biasa pada situs. Selanjutnya, Google Analytics akan mengirim peringatan ke pemilik akun.

 

Bandingkan tren berdasarkan waktu

Salah satu cara untuk menelusuri data Anda dengan lebih baik adalah melakukannya berdasarkan waktu. Anda dapat menggunakan fitur Compare to Previous Period. Dengan fitur ini, Anda bisa menganalisis tren pada layanan Anda secara lebih jelas, dengan mempertimbangkan peristiwa yang terjadi selama periode tertentu.

 

Tambahkan anotasi

Mungkin Anda bukan satu-satunya pemilik akun Google Analytics di perusahaan. Untuk itu, Anda perlu memberikan komentar atau catatan pada angka-angka yang menarik untuk dilihat atau didiskusikan dengan tim.

Nah, sekarang Anda sudah tahu caranya menggunakan Google Analytics sebagai sumber business intelligence, bukan? Selamat mencoba!

 

Rekomendasi bacaan:
Rapikan feed Instagram tanpa menghapus konten? Bisa kok!
Jangan sampai Facebook sebarkan data pribadi Anda!
Mengapa voice assistant sering pakai suara perempuan?

 

Sumber:
pcmag.com
wordstream.com
 

Tags: business intelligence, Google Analytics, Google

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang