Media

Starbucks hilangkan sedotan plastik tahun 2020
By Maria Yuniar - 17 July 2018
3 min read 42 Views

Siapa sangka isu dampak lingkungan dari sedotan plastik ternyata menarik banyak pihak, tak terkecuali peritel gerai kopi dunia, Starbucks. Kabarnya Starbucks tidak akan menggunakan sedotan plastik mulai 2020 nanti. Perusahaan gerai kopi yang legendaris ini menghapus penggunaan sedotan plastik sekali pakai dari semua kedai yang mereka miliki secara global dalam dua tahun mendatang.

 

Hilangkan 1 miliar sedotan plastik

Langkah penghematan ini diperkirakan akan membantu menghilangkan lebih dari satu miliar sedotan plastik per tahun. Hal ini juga menjadi tonggak penting untuk mencapai aspirasi konsumen global untuk menikmati kopi yang dipanen dan diolah dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Langkah Starbucks ini juga diyakini dapat membendung gelombang sampah plastik di laut. Saat ini diperkirakan ada delapan juta metrik ton plastik yang terbuang di lautan setiap tahunnya.

 

Tutup gelas daur ulang gantikan sedotan

Untuk lebih ramah lingkungan dan menyehatkan, Starbucks akan menawarkan tutup gelas daur ulang dan sedotan berbahan alternatif seperti kertas atau plastik yang mudah terurai. Perlengkapan minum itu disiapkan khusus untuk es kopi, teh, dan minuman berbasis espresso lainnya. Sedangkan untuk minuman seperti Frappucino, Starbucks menggunakan sedotan dari bahan alternatif seperti kertas.

 

Bahaya sedotan plastik

Sedotan terbuat dari senyawa polietilen dan mengandung bahan kimia berbahaya yang masuk ke tubuh dan dapat menyebabkan timbulnya penyakit. Alasan lain untuk menghindari sedotan plastik karena banyaknya kandungan kimia di dalamnya.

Sebagian besar sedotan plastik mengandung plastik berbasis minyak bumi yang disebut polypropylene dan Bisphenol A (BPA). Dua zat itu dengan mudah membasahi bahan kimia dalam cairan. Terlebih, jika digunakan dalam minuman panas, pastik sedotan dapat meleleh. Bahan kimia plastik ini diketahui dapat menyebabkan obesitas, dalam beberapa kasus bahkan memicu kanker.

Penggunaan sedotan plastik jangka panjang juga dapat merusak kesehatan gigi, dan membuat gigi cendrung berlubang. Ini karena minum melalui sedotan dapat memaparkan cairan gula ke satu daerah. Hal ini bisa menyebabkan rongga gigi atau pembusukan gigi.

 

Dimulai dari AS

Kebijakan baru ini akan mulai diberlakukan musim gugur ini di kedai-kedai Starbucks di Seattle, Washington, dan Vancouver, Kanada, dan akhirnya di seluruh Amerika Serikat dan Kanada pada akhir 2019. Implementasi global akan mengikuti, dimulai di Eropa.

Pengurangan pemakaian bahan plastik ini sangat penting bagi bisnis Starbucks dan masyarakat. Oleh karena itu, Starbucks antusias ingin mengganti sedotan plastik ke sedotan kertas daur ulang. Bagaimana pendapat Anda?

 

Rekomendasi bacaan:
Mengapa harus mengikuti hackaton?
5 bekal berkarier di industri teknologi
Bagaimana caranya dapat pekerjaan yang selalu bikin bahagia?

 

Sumber:
fastcompany.com
cnbcindonesia.com
kompas.com
viva.co.id
tribunnews.com

Tags: sedotan plastik, sedotan, Starbucks

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang